Dana Desa Menurun, Prioritas Pembangunan di Tanjung Heran Disesuaikan
PORTALTANGGAMUS.ID Pugung – Pemerintah Pekon Tanjung Heran, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Pekon Tahun 2026 dalam rangka pembahasan pengajuan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tanggamus tahun 2027 serta pengusulan berbagai program dan kegiatan pembangunan ke pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pemerintah pusat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026.
Foto Dokumen Redaksi
Musrenbang ini menjadi forum strategis bagi pemerintah pekon dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kebutuhan pembangunan, serta menentukan skala prioritas program yang akan diusulkan pada tahun anggaran 2026.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Badan Hippun Pemekonan (BHP) Pekon Tanjung Heran, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pendamping pekon, aparatur pekon, serta perwakilan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh agama.
Dalam sambutannya, Kepala Pekon Tanjung Heran, Arwansyah, SE, menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan wadah penting untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pemerintah daerah maupun pusat. Ia menekankan bahwa seluruh usulan yang disampaikan akan dicatat dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia.
Arwansyah juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 Pekon Tanjung Heran mengalami penurunan signifikan pada alokasi Dana Desa. Menurutnya, Dana Desa yang sebelumnya mencapai sekitar Rp1 miliar, pada tahun 2026 diperkirakan hanya sekitar Rp360 juta.
“Penurunan anggaran ini berdampak pada rencana pembangunan di pekon. Banyak program pembangunan fisik yang sebelumnya direncanakan terpaksa harus ditunda atau disesuaikan,” ujar Arwansyah.
Ia menjelaskan, pengurangan Dana Desa tersebut berkaitan dengan adanya program nasional dari pemerintah pusat, salah satunya program pendirian Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), yang memerlukan pengalokasian anggaran khusus.
Dengan kondisi tersebut, pemerintah pekon akan memprioritaskan program-program yang bersifat mendesak dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti pemberdayaan ekonomi, pelayanan dasar, serta program sosial kemasyarakatan.
Meski demikian, Arwansyah berharap masyarakat dapat memahami situasi keterbatasan anggaran dan tetap mendukung jalannya program pembangunan yang telah disepakati bersama.
“Kami berharap seluruh elemen masyarakat tetap bersinergi dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan pekon, meskipun dengan anggaran yang terbatas,” tambahnya.
Musrenbang Pekon Tanjung Heran tahun 2026 ditutup dengan penandatanganan berita acara hasil musyawarah, yang selanjutnya akan dibawa ke tingkat kecamatan sebagai bahan pembahasan pada Musrenbang berikutnya. (RA)
0 Response to "Dana Desa Menurun, Prioritas Pembangunan di Tanjung Heran Disesuaikan"
Posting Komentar